Disnaker Kebumen Hadiri Audiensi Migran Care Bersama DPRD Bahas Raperda Pelindungan PMI
Disnaker Kebumen Hadiri Audiensi Migran Care Bersama DPRD Bahas Raperda Pelindungan PMI
Kebumen – Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Pentatrans) serta Pengantar Kerja Disnaker menghadiri audiensi Migran Care bersama DPRD Kabupaten Kebumen, Senin (24/8/2026).
Audiensi berlangsung di Ruang Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen dan diterima oleh Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Kebumen beserta anggota. Pertemuan tersebut membahas rencana pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Dalam audiensi, Migran Care menyampaikan sejumlah poin penting yang dinilai perlu menjadi perhatian dalam penyusunan Raperda Pelindungan PMI. Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan DPRD agar substansi Raperda lebih detail, komprehensif, serta tidak terjadi tumpang tindih antar-pasal.
Pada kesempatan tersebut, Disnaker Kebumen turut menyampaikan berbagai progres pelindungan PMI di Kabupaten Kebumen. Di tengah keterbatasan anggaran, Disnaker Kebumen terus berupaya memberikan pelindungan kepada Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kebumen melalui berbagai langkah dan tindakan konkret.
Sementara itu, dalam audiensi disampaikan bahwa pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pelindungan PMI telah dilakukan. Penyelesaian Raperda ditargetkan dapat rampung pada Oktober 2026.
Bapemperda berharap Disnaker Kebumen, Migran Care, serta seluruh pemangku kepentingan terkait dapat terus memberikan masukan dan dukungan dalam proses pembahasan. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian Raperda sehingga Kabupaten Kebumen memiliki regulasi yang kuat dan komprehensif dalam memberikan pelindungan kepada PMI.
Melalui kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan stakeholder terkait, diharapkan Raperda Pelindungan PMI dapat menghasilkan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan serta memberikan pelindungan yang lebih optimal bagi pekerja migran asal Kabupaten Kebumen.
